Monday, May 11, 2020

7 Cinema Dokumenter Isu Terkini Di Netflix Yang Wajib Ditonton

7 Film Dokumenter Fashion Di Netflix Yang Wajib Ditonton

Melakukan padu padan dengan berbagai produk fashion agar terlihat modis telah menjadi kegemaran banyak masyarakat Republic of Indonesia saat ini. Terutama bagi para fashionista yang tinggal di kota-kota besar dan mempunyai banyak acara sosial. 

Dunia ekspresi dominan memang menarik. Pernahkah kamu membayangkan apa yang bekerjsama terjadi pada proses pembuatan sebuah produk? Atau bagaimana sebuah tren dapat tercipta? Memang tidak semua orang memiliki saluran untuk mengetahui secara pribadi, tetapi kamu tetap bisa mengetahuinya dengan menonton dokumenter fashion

Dokumenter fashion bisa ditonton dengan gampang di sejumlah layanan streaming celluloid dan series televisi. Salah satunya yaitu Netflix. Walaupun judul yang tersedia tidak sebanyak yang ditawarkan untuk wilayah Amerika Serikat, namun tetap ada sejumlah dokumenter fashion yang menarik dan menampilkan cerita dari sudut pandang para profesional di industri mode. 

Jika kau memang seorang pencinta demam isu sejati, menonton dokumenter fashion mampu dilakukan untuk mengisi waktu luang pada ahad ini. Mulai dari yang mengisahkan wacana perancang busana, pemimpin redaksi majalah mode, sampai penggagas konsep supermodel. Berikut yakni tujuh dokumenter fashion di Netflix yang wajib ditonton. 

Maddman: The Steve Madden Story

(Maddman: The Steve Madden Story. Foto: Dok. IMDB)

Siapa yang tak mengenal Steve Madden? Label alas kaki ini mempunyai sejarah yang cukup ini. Sang pendiri, Steve Madden, sempat tersandung kasus manipulasi saham, uang, dan penipuan sampai hasilnya mendapat tuntutan penjara selama 41 bulan. Ia juga diharuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO di Steven Madden, Ltd. Film dokumenter fashion ini pun menampilkan tentang kisah ini hingga balasannya ia membangun kembali perusahaannya hingga sukses mirip kini.

Franca: Chaos together with Creation

(Franca: Chaos together with Creation. Foto: Dok. IMDB)

Film dokumenter ini tidak menceritakan wacana seorang perancang busana, melainkan almarhum pemimpin redaksi majalah Vogue Italia, Franca Sozzani. Ia menjabat selama 28 tahun hingga akibatnya meninggal di usia ke-66 pada 2016 silam. Film dokumenter ini menampilkan wawancara dengan sejumlah tokoh yang erat dengan perempuan tersebut. Mulai dari Bruce Weber, Baz Luhrmann, Courtney Love, sampai Karl Lagerfeld. 

Explained

(Explained. Foto: Dok. IMDB)

Sesuai dengan judulnya, series dokumenter ini menjelaskan bagaimana berbagai hal mampu terjadi. Salah satunya yakni tren athleisure yang marak diikuti oleh para fashionista dari aneka macam serpihan dunia. Dengan durasi hanya sixteen menit saja, dokumenter fashion ini cocok untuk kamu yang takut tidak fokus untuk menonton terlalu lama.

Casablancas: The Man Who Loved Women

(Casablancas: The Man Who Loved Women. Foto: Dok. IMDB)

Kamu mungkin sudah sering mendengar nama supermodel Naomi Campbell, Cindy Crawford, dan Gisele Bündchen. Tapi, apakah kamu mengetahui siapa John Casablancas? Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui tentangnya. Ia ialah pencetus konsep supermodel sekaligus pendiri agensi model ternama, Elite. Film dokumenter ini menceritakan tentang perjalanan kariernya yang menarik.

Abstract: The Art of Design

(Abstract: The Art of Design. Foto: Dok. IMDB)

Tren sepatu sneakers memang tidak ada habisnya. Namun, apakah kamu mengetahui bagaimana sebuah sepatu yang sukses di pasaran dan begitu digemari oleh banyak orang dirancang? Salah satu episode dari series dokumenter ini menceritakan wacana Tinker Hatfield yang merancang sejumlah sepatu untuk Nike, termasuk seri Air Hashemite Kingdom of Jordan yang ikonis.  

(Baca juga: jasa SEO murah berkualitas

Pandangan Baru Baju Lebaran Untuk Wanita Summation Size Dari Selebgram Favoritmu

Foto: instagram.com/uchiet

Di hari Istimewa seperti lebaran, tidak ada salahnya untuk tampil beda dengan outfit khusus. Meski tahun ini kita hanya lebaran di rumah aja, tampil keren tetap bisa dilakukan. Untuk kamu yang mempunyai tubuh addition size, enggak perlu ragu memilih baju lebaran. Berikut ide baju lebaran untuk perempuan addition size dari selebgram favoritmu.

Lupakan warna gelap, sebab kamu bisa tampil berseri di hari lebaran dengan menggunakan kaftan berwarna jelas, misalnya kaftan kuning yang manis mirip yang dipakai @dielah ini.

Lihat postingan ini di Instagram

Happy Eid Mubarak ❤️❤️ . Earings from @cora.collective made my Eid 24-hour interval ❤️❤️❤️. - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - #me #eidmubarak #eidoutfit #eid2019 #photooftheday #photo #muslim #indonesia #happy #happiness #blessed #plussize #plussizefashion #celebratemysize #bodypositive #likeforfollow #likeforlikes #ootd #kaftan

Sebuah kiriman dibagikan oleh Plus Size (@dielahh) pada five Jun 2019 jam 6:30 PDT

Abaya enggak selamanya berwarna hitam. Abaya bermotif lucu yang dikenakan oleh @tiraemon ini akan menciptakan hari lebaranmu jadi lebih ceria.

Lihat postingan ini di Instagram

🖤👩🏻👨🏻🖤 - abaya & koko : @ratu_shopping - 📸 : @yoman_sutendi 📍 : @visualspace___

Sebuah kiriman dibagikan oleh Adithira Hanim Ramelan (@tiraemon) pada ix Mei 2020 jam 6:01 PDT

Dress berwarna emerald yang dikenakan oleh @uchiet ini memperlihatkan kesan glamor, mampu jadi salah satu andalanmu di hari lebaran ini.

Lihat postingan ini di Instagram

Oke baiklah saya jawab soal clothes ini. Baju ini saya rent dari @styletheoryid , enaknya gitu, nggak perlu belanja baju baru setiap kali butuh baju buat ke effect atau bikin konten. ✨ Solutif banget sih… jadi fellow member dan subscribe sebulan, kita mampu pinjam baju unlimited jumlahnya. Lumayan jadi gak numpukin baju gres di rumah jugaaa… ✨ Yang mau langganan juga, pake aba-aba diskon-ku ya: STUCITA390 (biaya berlangganan di bulan pertama jadi Rp 390,000 ajaaa dari biaya asli Rp 990,000). Yes BANGET!

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ucita Pohan (@uchiet) pada 22 Sep 2019 jam 10:10 PDT

Tunik berwarna navy dengan motif geometris ini akan menciptakan lebaranmu semakin berwarna. Seperti gayanya @kemalasari, kamu tinggal menambahkan dark pants dan kenakan hijab berwarna senada.

Lihat postingan ini di Instagram

I AM BACK WITH OOTD😌😌😌 Navy tunic from @bigthings.hijab, equally ever suka banget sama koleksi baju-bajunya Big Things yang sekarang semakin variatif. Tetehnya tau banget aku suka sama biru donker jadi dipilihinnya warna ini. Maaciihh teehh🥰🥰 . Btw, udah lama ngga ootd-an, kemarin nodong @avissaharness buat fotoin gw hahahha makasih yah 😗 . . #kemalasariendorsement #kemalasariootd #plussizeootd #plussizefashion #plussizehijab #guegendutguepd

Sebuah kiriman dibagikan oleh Call me INTAN, NOT Kemal/Mala (@kemalasari) pada 27 February 2020 jam 9:40 PST

Selain dress, kau juga bisa mix together with gibe blouse dan rok andalanmu. Seperti gaya @clarissaputri_ yang tampil bagus mengenakan white blouse dengan aksen brokat dan flowy skirt ini, cocok untuk diadopsi sebagai gaya lebaran.

Lihat postingan ini di Instagram

supaya adil saling motoin :) gak sih saya sama mas angga doang, rinna emang kampret 🙃💩

Sebuah kiriman dibagikan oleh Clarissa Putri H 💫 (@clarissaputri_) pada vii Mar 2020 jam 5:52 PST

Sudah punya gaya andalanmu untuk lebaran kali ini? Temukan juga pandangan baru lainnya di LINE TODAY Life.

Lihat postingan ini di Instagram

Ukuran tubuh tak menjadi penentu penampilan seseorang dapat terlihat modis atau tidak lho! Pemilik tubuh besar juga mampu menampilkan personal manner nya yang keren! Intip OOTD addition size kece ala @dielahh buat jadi ilham. Link on bio!⁠⠀ #LINETODAYFashion #LINETODAY #OOTD #Fashion101

Sebuah kiriman dibagikan oleh LINE TODAY LIFE (@linetoday.life) pada 26 Mar 2020 jam 4:13 PDT

jasa SEO murah berkualitas

Ini Jumlah Bayaran Kim Hee Ae Ketika Membintangi Drama Korea The Footing Of The Married

Jumlah bayaran Kim Hee Ae per episode saat membintangi drama Korea The World of The Married ternyata cukup kecil dan dianggap tidak sepadan dengan kemampuan aktingnya oleh masyarakat Korea. Memang berapa, sih, gajinya ia?

Totalitas Kim Hee Ae memerankan tokoh Ji Sunday Woo di drama Korea The World of The Married tidak hanya menciptakan drama ini sukses, tetapi menciptakan beliau mendapatkan nominasi untuk kategori Aktris Terbaik di program penghargaan Baeksang Arts Awards ke-56. 

Sayangnya, masyarakat Korea menilai jumlah honor atau bayaran yang diterima Kim Hee Ae ketika membintangi drama itu tidak sepadan dengan aktingnya. 

Banyak orang yang menerka kalau aktris berusia 54 tahun itu menerima bayaran yang layak atau cukup besar dikala membintangi drama ini. Namun, dilansir dari The Qoo, Kim Hee Ae hanya mendapatkan bayaran sebesar $60,000 atau sekitar Rp890 juta.

Dengan full series sixteen episode, Kim Hee Ae diperkirakan mendapatkan $980,000 atau sekitar Rp14 miliar untuk penampilannya di drama Korea The World of The Married. Belum lagi ditambah dengan penayangan ulang drama ini, Kim Hee Ae mungkin bisa mampu lebih dari satu juta dolar.

Angka tersebut membuat masyarakat kaget, sebab jumlahnya terbilang sedikit jika dibandingkan dengan bayaran aktor dan aktris Korea lainnya. Masyarakat mengira kalau Kim Hee Ae dapat bayaran lebih dari $100,000 atau sekitar Rp1,4 miliar per episode.

Akhirnya, banyak masyarakat yang meminta rumah produksi drama The World of The Married memberikan bonus atau bayaran pemanis untuk akting Kim Hee Ae yang memukau itu.

Cover: Instagram/jtbcdrama

Sunday, May 10, 2020

Hasil Polling #Stylebattle Gaya Sandra Dewi Saat Momong Anak, Masih Kayak Abg

Foto: instagram.com/sandradewi88

Sudah memiliki dua orang anak yang imut-imut, gaya Sandra Dewi masih keren. Enggak kalah deh dibanding ABG, he-he. Sandra mempunyai ciri khas gaya yang elementary dan enggak neko-neko. Yuk, intip gaya Sandra Dewi ketika momong anak.

Lihat di sini polling #StyleBatlle Sudah Punya Anak, Gaya Seleb Ini Masih Bak ABG

Tampil kompak sekeluarga dengan gaya kalem tapi hangat lewat permainan warna navy. Cardigan dan skinny jeans sudah membuat gaya Sandra terlihat keren.

Lihat postingan ini di Instagram

Throw dorsum waktu christmas vacation & @raphaelmoeis birthday ❤️ #latepost

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandra Dewi (@sandradewi88) pada xviii April 2020 jam 8:28 PDT

Jalan-jalan bareng si imut Rafa, Sandra tampil elementary tapi cantik dengan tweed blazer berwarna merah, addition skinny jeans yang jadi andalannya.

Lihat postingan ini di Instagram

Being a mom is my greatest approving Chanel xix handbag from @authentic.lux2 Outer past times @dianaisyah @nine12official #latepost

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandra Dewi (@sandradewi88) pada 29 February 2020 jam 5:01 PST

Lagi jalan ke mall, cukup kenakan dark t-shirt dan brusque jeans. Gaya Sandra masih kayak cukup umur, ya.

Lihat postingan ini di Instagram

Rutinitas nemenin koko Rafa top dog 🏀, hari ini anya ikutan #raphaelmoeis#25monthsold#mikhaelmoeis#5monthsold

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandra Dewi (@sandradewi88) pada xix February 2020 jam 5:32 PST

Masih mengandalkan skinny jeans, kali ini Sandra tampil elementary dengan white tee.

Lihat postingan ini di Instagram

Happy valentine dari kita berdua yg nemenin koko @raphaelmoeis top dog 🏀 seharian 🤣 adekpun terbiasa tidur di keributan 🤪 Chanel handbag past times @snowcelineluxury2 opened upwards Po Europe now, alive shopping forthwith Valentine shoes past times @refounders @rinaldyyunardi @rinaldy_chiu @rinaldyyunardiofficial Jeans past times @mondayblues.id x @anitalundy

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandra Dewi (@sandradewi88) pada xiii February 2020 jam 5:28 PST

Selain dengan jeans, Sandra juga memadukan elementary white tee dengan celana cargo berwarna calorie-free brown. Gayanya yang santai membuat momen bersama anak-anak jadi makin hangat.

Lihat postingan ini di Instagram

Foto sama ponakan 😂 (jgn protes, cm bercanda 🤣) #raphaelmoeis#24monthsold#mikhaelmoeis#4monthsold

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandra Dewi (@sandradewi88) pada 23 January 2020 jam 12:37 PST

Tampil kompak dengan kedua buah hatinya, Sandra, Rafa, dan Mikha sama-sama menggunakan graphic t-shirt yang lucu.

Lihat postingan ini di Instagram

Groceries amongst my boys.. Rafa & Mika.. bajunya kembar dong 🤪 emang cm papa doang bs kembaran ama mereka 😝.. koko udah susah diajak difoto 😂 padahal dah dirayu rayu & bujuk 😝.. kl pada nanya kenapa pose mamanya posenya stay? Krn saya harus standby kapanpun muka mereka oke, krn kl foto lebih banyak blurnya drpd okenya krn anak anakku tergantung mood gaesss 🤪 #raphaelmoeis#2yearsold#mikhaelmoeis#4monthsold

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandra Dewi (@sandradewi88) pada 12 January 2020 jam 9:08 PST

Tweed blazer abu-debu tidak terlihat kaku ketika dipadukan dengan elementary white tee dan skinny jeans.

Lihat postingan ini di Instagram

Happy & sehat terus anak sulungku @raphaelmoeis 🙏🥰 #raphaelmoeis#2yearsold

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sandra Dewi (@sandradewi88) pada three January 2020 jam 4:06 PST

Yuk, jadikan gaya Sandra Dewi sebagai inspirasimu. Simak ilham lainnya di LINE TODAY Life.

Lihat postingan ini di Instagram

Percaya nggak jika setiap zodiak punya warna keberuntungan? Yup, warna pakaian yang dipakai mampu membantu energi faktual terpancar pada dirimu lho! ⁠⠀ . ⁠⠀ Lanjutan dari minggu lalu, kali ini kita bahas empat zodiak berikutnya: Leo, Sunbulat, Libra, Scorpio⁠⠀ .⁠⠀ Klik link di bio ya!⁠⠀ .⁠⠀ #LINEToday #LINETodayFashion #Fashion101 #Leo #Sunbulat #Libra #Scorpio

Sebuah kiriman dibagikan oleh LINE TODAY LIFE (@linetoday.life) pada 25 April 2020 jam 5:01 PDT

Saturday, February 1, 2020

Unik, Botol Bekas Dilukis Jadi Penghasil Cuan

DongadinongaFoto: Dok. Dongadinonga

Jakarta -

Keluar dari zona nyaman memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, alasannya tahap selanjutnya harus bertarung dengan aktivitas yang belum tentu menunjukkan hasil.

Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Saryono yang sukses menyulap hobinya menjadi pundi-pundi penghasilan setiap bulannya.

Pria 38 tahun ini awalnya bekerja sebagai pemandu wisata atau tour guide salah satu travel biro di Yogyakarta. Selama bekerja, Saryono bisa menangkap peluang perjuangan yang bisa menambah penghasilan.

Dia menyalurkan hobi melukis untuk mengisi kekosongan waktu di kala bekerja.

"Berawal dari botol bekas yang saya dapatkan dari kantor daerah saya bekerja, saya mencoba mengkombinasikan dengan talenta saya maka dapatlah lukisan di atas media botol bekas," kata Saryono kepada detikcom menyerupai ditulis, Sabtu (1/2/2020).

Hasil lukisan tersebut dijualnya pun kepada para turis yang kebetulan dipandu oleh dirinya. Produknya ini diberi nama Dongadinonga.

"Pertama kali menjual secara offline dari sahabat ke teman, ke tamu-tamu saya dari kantor saya sebelumnya, berlanjut dari verbal ke mulut," ujar dia.

Saryono mengaku, modal perjuangan yang dijalaninya ini menghabiskan Rp 3-Rp 4 juta. Modal itu dipakai untuk membeli perlengkapan produksi.

Seiring berjalan hasil karyanya pun banyak digemari oleh para turis atau tamu yang sedang dipandunya, Saryono pun berbagi lukisannya pada aneka macam media.

Produk Dongadinonga ketika ini berupa lukisan botol, hiasan dinding dari limbah kayu kombinasi tutup bejana cat, jam dinding dari tutup bejana cat kombinasi tutup botol plastik kemasan mineral, typography diatas media limbah kayu. Seluruh produk ini mulai dipasarkan pada 2015.

Penjualan produknya pun ketika ini sudah menunjukkan hasil yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

"Rata-rata penghasilan sebulan sebesar Rp 2-Rp 3 juta," ujarnya.

Saryono mengungkapkan, bagi masyarakat yang ingin membeli prosuk Dongadinonga cukup mampir ke akun Instagram @dongadinonga, ke market place menyerupai blibli.com, tokopedia.com, atau bosa pribadi Whatssapp di 082134904739, serta email di dongadinongaartcraft@gmail.com.

Waktu pemesanan pun sekitar tiga hari atau lebih dengan menyesuaikan pada lokasi pembeli. Untuk duduk masalah produksi, Saryono dalam satu hari bisa menciptakan empat produk.



Simak Video "Masih Pandemi, Ayu Ting Ting Tunda Buka Kafe di Pondok Gede"
[Gambas:Video 20detik]
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com

Sumber detik.com

Dapat Cuan Sulap Ampas Kopi Jadi Lulur Sampai Sabun, Ini Caranya

Lulusan Sekolah Menengan Atas Ini Sulap Ampas Kopi Makara Lulur sampai SabunFoto: Dok. Pribadi

Jakarta -

Jika biasanya limbah atau ampas kopi dibuang, kreativitas tiba dari lulusan Sekolah Menengan Atas berjulukan Sabrina Leoktafia. Wanita asal Yogyakarta ini manfaatkan ampas kopi jadi sesuatu yang menghasilkan uang.

Ide ini muncul dari keresahannya alasannya ialah banyak limbah kopi yang berasal dari coffee shop di tempat asalnya. Dari situ ia melihat peluang untuk menyebabkan ampas kopi sebagai lulur kecantikan dan gabungan sabun mandi.

"Saya buat perjuangan ini alasannya ialah berbagai coffee shop di Yogyakarta, jadi limbah kopi banyak terbuang. Dari situ wangsit muncul untuk limbah kopi dibentuk scrub (lulur) dan gabungan sabun mandi," kata Sabrina ketika dihubungi detikcom, Jumat (31/1/2020).

Sabrina bercerita, setiap malam berkeliling ke sejumlah coffee shop yang ada di Yogyakarta untuk mengumpulkan ampas kopi. Hal itu ia lakukan setiap hari mulai jam 00.00-01.00 WIB menjelang coffee shop tutup.

"Banyak saya cari muter-muter (ampas kopi) kawasan Jakal (Jalan Kaliurang, Yogyakarta) yang banyak coffee shop. Saya minta sama barista yang jaga alasannya ialah biasanya cuma dibuang. Biasanya saya cari jam 00.00-01.00 WIB," ucapnya.

Lulusan Sekolah Menengan Atas Ini Sulap Ampas Kopi Makara Lulur sampai SabunFoto: Dok. Pribadi

Kepiawaiannya mengubah 'sampah' kopi menjadi sesuatu yang bermanfaat didapatkannya dari sejumlah referensi, mulai dari buku sampai internet.

"Belajar cari rujukan dari buku, beberapa website juga ada. (Dari) YouTube jarang malah," katanya.

Bisnis perempuan berusia 23 tahun ini sanggup dikatakan gres 'kemarin sore'. Namun siapa sangka, bisnis yang seumur jagung ini menghasilkan omzet jutaan rupiah.

"Belum banyak (penghasilan) masih kisaran Rp 3-4 juta/bulan alasannya ialah gres satu tahunan," bebernya.

Produknya dijual dengan satu harga yaitu Rp 35.000/botol dengan ukuran 200 ml, baik untuk lulur kopi maupun sabun kopi. Produk dengan materi ampas kopi itu dinilai mempunyai sejumlah manfaat untuk kecantikan dan kesehatan.

"(Manfaatnya) untuk mengangkat sel-sel kulit mati, meredakan peradangan kulit, mengurangi racun di badan alasannya ialah kaya akan antioksidan," jelasnya.

Lulusan Sekolah Menengan Atas Ini Sulap Ampas Kopi Makara Lulur sampai SabunFoto: Dok. Pribadi

Produk Sabrina sanggup dipesan melalui Instagram @coffeeforbody. Sabrina bilang, produknya dari ampas kopi itu paling jauh dipesan dari Kalimantan.

"Kebanyakan sih customer yang suka kopi (yang pesan). Paling jauh ke Kalimantan. Kebanyakan sih Jakarta," tuturnya.

Dapat Cuan 'Sulap' Ampas Kopi Makara Lulur sampai Sabun, Ini Caranya


Simak Video "Habis Ngopi? Pakai Ampasnya Buat Lukisan Aja!"
[Gambas:Video 20detik]
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com

Sumber detik.com

Dapat Cuan Sulap Ampas Kopi Jadi Lulur Sampai Sabun, Ini Caranya

Lulusan Sekolah Menengan Atas Ini Sulap Ampas Kopi Makara Lulur sampai SabunFoto: Dok. Pribadi

Jakarta -

Jika biasanya limbah atau ampas kopi dibuang, kreativitas tiba dari lulusan Sekolah Menengan Atas berjulukan Sabrina Leoktafia. Wanita asal Yogyakarta ini manfaatkan ampas kopi jadi sesuatu yang menghasilkan uang.

Ide ini muncul dari keresahannya alasannya ialah banyak limbah kopi yang berasal dari coffee shop di tempat asalnya. Dari situ ia melihat peluang untuk menyebabkan ampas kopi sebagai lulur kecantikan dan gabungan sabun mandi.

"Saya buat perjuangan ini alasannya ialah berbagai coffee shop di Yogyakarta, jadi limbah kopi banyak terbuang. Dari situ wangsit muncul untuk limbah kopi dibentuk scrub (lulur) dan gabungan sabun mandi," kata Sabrina ketika dihubungi detikcom, Jumat (31/1/2020).

Sabrina bercerita, setiap malam berkeliling ke sejumlah coffee shop yang ada di Yogyakarta untuk mengumpulkan ampas kopi. Hal itu ia lakukan setiap hari mulai jam 00.00-01.00 WIB menjelang coffee shop tutup.

"Banyak saya cari muter-muter (ampas kopi) kawasan Jakal (Jalan Kaliurang, Yogyakarta) yang banyak coffee shop. Saya minta sama barista yang jaga alasannya ialah biasanya cuma dibuang. Biasanya saya cari jam 00.00-01.00 WIB," ucapnya.

Lulusan Sekolah Menengan Atas Ini Sulap Ampas Kopi Makara Lulur sampai SabunFoto: Dok. Pribadi

Kepiawaiannya mengubah 'sampah' kopi menjadi sesuatu yang bermanfaat didapatkannya dari sejumlah referensi, mulai dari buku sampai internet.

"Belajar cari rujukan dari buku, beberapa website juga ada. (Dari) YouTube jarang malah," katanya.

Bisnis perempuan berusia 23 tahun ini sanggup dikatakan gres 'kemarin sore'. Namun siapa sangka, bisnis yang seumur jagung ini menghasilkan omzet jutaan rupiah.

"Belum banyak (penghasilan) masih kisaran Rp 3-4 juta/bulan alasannya ialah gres satu tahunan," bebernya.

Produknya dijual dengan satu harga yaitu Rp 35.000/botol dengan ukuran 200 ml, baik untuk lulur kopi maupun sabun kopi. Produk dengan materi ampas kopi itu dinilai mempunyai sejumlah manfaat untuk kecantikan dan kesehatan.

"(Manfaatnya) untuk mengangkat sel-sel kulit mati, meredakan peradangan kulit, mengurangi racun di badan alasannya ialah kaya akan antioksidan," jelasnya.

Lulusan Sekolah Menengan Atas Ini Sulap Ampas Kopi Makara Lulur sampai SabunFoto: Dok. Pribadi

Produk Sabrina sanggup dipesan melalui Instagram @coffeeforbody. Sabrina bilang, produknya dari ampas kopi itu paling jauh dipesan dari Kalimantan.

"Kebanyakan sih customer yang suka kopi (yang pesan). Paling jauh ke Kalimantan. Kebanyakan sih Jakarta," tuturnya.

Dapat Cuan 'Sulap' Ampas Kopi Makara Lulur sampai Sabun, Ini Caranya


Simak Video "Habis Ngopi? Pakai Ampasnya Buat Lukisan Aja!"
[Gambas:Video 20detik]
​​​Promosikan bisnis kamu, ​​​detik ini juga​​ di adsmart.detik.com

Sumber detik.com